Senin, 22 April 2013

5 Makanan untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Umumnya, orang mengonsumsi suplemen atau obat khusus untuk meningkatkan sistem imun tubuhnya. Tapi sebenarnya, memperkuat daya tahan tubuh tidak harus selalu menggunakan obat-obat yang mengandung bahan kimia.

Beberapa jenis makanan tertentu juga bisa membantu daya tahan tubuh lebih kuat, sehingga Anda tak mudah terkena penyakit dan selalu dalam keadaan tubuh yang prima. Selain itu, komponen penambah imun tubuh yang alami pastinya lebih aman dibandingkan obat kimia. Berikut ini lima makanan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti dikutip dari Times of India.

1. Bawang Putih
Selama beraabad-abad, bawang putih telah digunakan sebagai bahan untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh karena mengandung antifungal (anti jamur) dan antiseptik. Sejumlah penelitian membuktikan, jika dikonsumsi mentah, bawang putih bisa memberikan perlindungan terhadap demam, batuk dan infeksi dada. Ini karena bawang putih tinggi akan vitamin C, B1 dan B6, mineral (fosfor dan zat besi) dan sulfoxide alliin yang dikenal sebagai agen anti-bakteri.

2. Ikan
Beberapa jenis ikan seperti salmon, tuna dan mackerel kaya akan asam lemak Omega-3. Nutrisi yang satu ini adalah komponen penting untuk memperkuat sistem imunitas. Makanan dengan asam lemak tak jenuh meningkatkan aktivitas phagocytes atau sel darah putih yang memusnahkan bakteri jahat yang bersarang dalam tubuh. Ikan yang mengandung Omega-3 bisa juga bisa melindungi tubuh dan infeksi. Sangat disarankan untuk dikonsumsi anak-anak, sedikitnya tiga kali seminggu untuk menjaga ketahanan tubuh.

3. Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran juga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Makanan yang kaya serat ini mengandung nutrisi-nutrisi yang sangat efektif menjaga daya tahan tubuh, seperti vitamin C dan bioflavenoid. Vitamin C meningkatkan produksi sel darah putih --perlawanan terhadap infeksi-- dan antibodi. Buah dan sayuran juga berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam tubuh. Mengonsumsi buah dan sayuran segar setiap hari akan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, serta melindungi sel tubuh dari polutan yang merusak.

4. Kacang dan Biji-bijian
Kacang dan biji-bijian sangat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi pembuluh darah. Dua makanan ini kaya akan vitamin E yang juga membantu mendukung respon imunitas tubuh. Vitamin E juga menstimulasi produksi sel yang menyingkirkan bakteri dan sel kanker dalam tubuh. Kebutuhan akan vitamin E bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari pola dan gaya hidup. Orang yang jarang berolahraga, terbiasa mengonsumsi junk food atau merokok, disarankan mengonsumsi lebih dari 100-400 miligram vitamin E per hari.

5. Gandum Utuh
Nasi merah, oat dan produk-produk lain yang terbuat dari gandum kaya akan serat, protein dan anti-oksidan. Banyak para ahli diet yang mengklaim, gandum utuh punya kemampuan hebat dalam meningkatkan daya tahan tubuh seseorang jika dikonsumsi secara rutin.


sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2011/09/10/105231/1719416/849/5-makanan-untuk-tingkatkan-daya-tahan-tubuh

6 Makanan Sehat yang Baik Dimakan Mentah

Kita terbiasa mengonsumsi makanan dengan cara dimasak. Padahal ada beberapa jenis makanan yang manfaatnya akan didapat lebih maksimal jika dimakan mentah. Selain itu, cara makan yang biasa disebut raw food diet ini juga lebih sehat dan dapat membantu penurunan berat badan. Tapi perlu diingat, makanan mentah harus diperhatikan kehigienisannya dengan mencucinya hingga bersih. Lalu, makanan apa yang cocok dan tak kalah lezat dimakan mentah? Ini daftarnya, seperti dikutip dari All Women Stalk. 

1. Buah
Buah-buahan kaya akan vitamin dan mineral, juga serat yang menyehatkan sistem pencernaan. Nutrisi yang terkandung pada buah akan didapatkan secara maksimal jika dikonsumsi dalam keadaan mentah. Tapi ingat untuk selalu mencucinya dengan air mengalir hingga bersih untuk menghilangkan sisa-sisa pestisida.

img 

2. Sayuran
Wortel, brokoli, kacang polong, ketimun, tomat, selada, begitu banyak sayuran yang kaya nutrisi dan lebih lezat jika dimakan mentah. Selain nutrisi yang tidak hilang karena proses memasak, sayuran mentah juga memiliki serat yang lebih banyak ketimbang sayuran olahan.

3. Kacang
Meskipun rasanya lebih gurih ketika dipanggang atau digoreng, kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah dan mede juga tak kalah lezat dimakan mentah. Di samping itu, kacang mentah juga mengandung protein yang lebih tinggi. Agar lebih enak, tambahkan sedikit garam laut.
img

4. Biji-bijian
Buncis, kacang panjang, polong, kacang merah biasanya dijadikan tumisan atau dimasak sebagai sup. Namun jika ingin mendapatkan manfaat optimal dari makanan tersebut (biji-bijian kaya protein dan serat), konsumsilah tanpa dimasak. Bisa dijadikan salad, campuran pecel atau urap.
img

5. Dedaunan Hijau
Bayam, daun kecipir, selada, daun singkong atau dedaunan hijau lainnya tak hanya enak dijadikan sayur berkuah atau tumisan. Bisa juga dimakan mentah dengan menambahkan bumbu-bumbu rempah.
img

6. Sushi
Saat membeli sushi, pilihlah yang topping atau isinya tidak dimasak. Misalnya nigiri salmon atau nigiri tuna. Ikan-ikanan berlemak seperti salmon, tuna dan mackerel kaya akan asam lemak omega-3 yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Manfaatnya akan lebih maksimal jika dikonsumsi mentah.
img

sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2012/09/10/112309/2013243/849/7/6-makanan-sehat-yang-baik-dimakan-mentah







Tips Diet Sehat untuk Wanita Usia 20-an

img 

Wanita muda yang berusia 20 tahunan dengan gaya hidup dan aktivitas yang padat tentunya memiliki kebutuhan yang berbeda dengan wanita yang usianya lebih tua. Begitu juga dengan ketentuan diet yang dilakukan. Jika Anda berada di usia awal hingga pertengahan 20 tahun dan ingin mendapatkan berat tubuh ideal, maka wajib mengikuti tips berikut yang dikutip dari All Women Stalk.

1. Dimulai Sejak usia Dini
Semakin cepat ataupun semakin dini memulai program diet ataupun penurunan berat badan, akan semakin mudah mendapatkan hasil yang diinginkan. Hal ini dikarenakan metabolisme tubuh wanita yang masih berusia muda cenderung lebih baik dibandingjan dengan meereka yang sudah berusia lanjut ataupun tua. Serta lebih mudah untuk menerapkan kebiasaan dan pola hidup sehat dari usia muda.

2. Makan dengan Porsi Sedikit disertai Repetisi
Makanlah 5 porsi buah-buahan dan sayuran segar setiap harinya, serta makanlah 5 kali sehari dengan porsi kecil dibandingkan tiga kali porsi besar. Karena dengan memakan lima porsi kecil dalam sehari akan mencegah rasa lapar dan membuat Anda tahan dari godaan untuk mengemil, karena makan secara konstan dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Lima porsi sayur dan buah-buahan penting untuk dikonsumsi karena mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh serta kaya akan serat yang baik untuk pencernaan serta membuat rasa kenyang lebih lama.

3. Dukungan dari Keluarga
Jika Anda masih tinggal bersama orang tua, akan lebih mudah dalam menjalankan program diet Anda dengan teratur. Katakan kepada mereka tentang program diet yang sedang Anda jalani, sehingga mereka akan membantu dalam pemilihan makanan yang disajikan. Jika mereka juga ternyata menjalani program diet, Anda dapat saling mensupport dan menyemangati satu sama lain.

4. Mengatur Porsi Makan
Tuang satu porsi sereal di mangkuk Anda. Lalu hitunglah berapa kalori dan nutrisi yang Anda konsumsi pada label nutrisi yang berada pada kemasan sereal tersebut. Sesuaikan kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh Anda dengan banyaknya aktivitas dan olahraga. Dengan begitu, tidak ada kalori ataupun nutrisi berlebihan yang tidak terpakai dan menumpuk dalam tubuh Anda.

5. Makan Tepat Waktu
Eating disorder sering dialami pada wanita muda, terutama yang berusia 20 tahunan. Hal ini dikarenakan aktivitas yang padat membuat mereka seringkali menunda waktu makan mereka. Kebiasaan ini membuat tubuh tidak sehat dan juga sama sekali tidak membantu suksesnya program diet. Lebih baik makanlah dengan porsi sedikit secara teratur sepanjang hari, karena akan mencegah Anda dari rasa lapar yang berujung pada mengemil snack yang berat dan tinggi akan kandungan lemak. Makan secara teratur juga membuat metabolisme tubuh menjadi kuat.

6. Manjakan Lidah Sesekali
Menjalankan program diet bukan berarti tidak boleh lagi memakan camilan atau santapan yang Anda sukai. Kuncinya adalah memakannya sesekali namun dalam porsi kecil. Jika Anda senang memakan es krim, tidak ada salahnya bila memakannya sesekali. Tetapi bukan memakan es krim dalam porsi yang besar sebelum tidur setiap malam, karena itu jelas akan merusak program diet yang sedang Anda jalani.

7. Cermati Label Makanan
Sebelum mengonsumsi makanan, ada baiknya mencermati label makanan tersebut terlebih dahulu. Cek jumlah kalori, lemak, serat, protein hingga kandungan apa saja yang terkandung pada makanan tersebut. Dengan mencermati makanan yang akan dikonsumsi, Anda dapat mengetahui apakah makanan tersebut betul-betul sehat atau diet-friendly

8. Hindari Minuman Bersoda
Minuman bersoda mengandung banyak kalori karena tinggi gula. Selain banyak memiliki kandungan gula, minuman bersoda juga tidak memiliki nutrisi yang bermanfaat dalam setiap penyajiannya. Berdasarkan hasil penelitian, minuman bersoda bisa mengikis lapisan kalsium pada tulang. Penelitian dari University of Texas Health Science Center di San Antonio menemukan bahwa orang yang mengonsumsi soda diet memiliki risiko peningkatan berat badan 43% lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengonsumsi soda biasa.

9. Hitung Jumlah Kalori Makanan yang Dikonsumsi
Hitunglah kalori dari makanan yang Anda makan, termasuk saus, pasta dan mayonaise yang terdapat pada sajian makanan yang akan dikonsumsi. Tak perlu hitung menggunakan kalkulator atau matematika. Cukup ketahui angka kebutuhan kalori harian Anda dan cocokkan dengan jumlah kalori dalam makanan tersebut. Misalnya saja, sepotong paha ayam panggang biasanya mengandung 300 kalori sementara frappe cappuccino bisa memiliki hingga 500 kalori. Jadi, pilihlah makanan Anda dengan cerdas. Tapi jangan hanya memperhatikan jumlah kalori, melainkan kandungan gizinya juga.

sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2012/11/28/090919/2103427/849/tips-diet-sehat-untuk-wanita-usia-20-an

Agar Kulit Wajah Cerah & Bercahaya

img

Untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih cerah, putih dan bercahaya, tidak cukup hanya dengan membersihkan wajah secara teratur. Dibutuhkan perawatan tambahan untuk menjadikan kulit jadi lebih berkilau. Berikut ini beberapa langkahnya.

1. Air Putih 
Aturan pertama dan paling utama untuk kulit bercahaya adalah memenuhi asupan air dalam tubuh. Menurut Bharti Vyas, ahli kesehatan dan kecantikan holistik di Inggris, Air bisa membersihkan sistem dan membantu tubuh menyimpan kelembaban lebih lama.

"Minum segelas air sebelum tidur dan siapkan sebotol air di dekat tempat tidur untuk mencegah dehidrasi di malam hari," tutur Bharti, seperti dikutip dari daily mail.

2. Eksfoliasi
Eksfoliasi atau pengangkatan kulit mati dengan scrub sangat penting dilakukan untuk mendapatkan wajah yang mulus bebas komedo serta mencerahkan wajah. Setiap dua atau tiga hari sekali gosok wajah dengan scrub. Jangan lakukan srub setiap hari karena dapat membuat kulit iritasi.

3. Cleansing Mask
Gunakan masker pembersih (cleansing mask) dua kali seminggu agar wajah bersih maksimal. Cleansing mask berfungsi menyingkirkan kulit mati dan kotoran yang tidak bisa dibersihkan dengan sabun atau lotion pembersih biasa.

"Cleansing mask juga membantu menghilangkan kekusaman dan menyerap kelebihan minyak. Sehingga kulit terasa segar dan bersih hingga ke pori-pori," tambah Bharti.

4. Sunblock
Setelah menggunakan pelembab atau krim siang, jangan lupa menggunakan sunblock. Sunblock tidak bisa membuat wajah Anda menjadi cerah, tapi dapat mencegah kulit menggelap dan timbulnya flek hitam akibat sinar matahari. Gunakanlah sunblock dengan kandungan SPF minimal 15.

5. Krim Malam
Perawatan wajah tidak hanya sampai pada pagi hari, pada malam hari pun wajah butuh perawatan. Pendingin ruangan mengikis kelembaban kulit, sehingga pemakaian krim malam sangat penting untuk membuat kulit tetap terhidrasi. Agar wajah lebih cerah, gunakanlah krim malam yang memiliki kandungan pencerah seperti AHA dan vitamin C.

sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2013/04/20/123134/2225761/234/agar-kulit-wajah-cerah-bercahaya

Tips Manicure & Pedicure di Rumah

 img

Keindahan dan kebersihan kuku wajib dijaga. Apalagi Anda sering bertemu dan berkenalan dengan banyak orang. Jari dan kuku yang terlihat bersinar memberikan kesan pertama yang baik.

Bukan hanya tangan saja yang perlu mendapatkan perawatan manicure, jari-jemari kaki pun wajib pedicure. Marsha Bialo, seorang Manicurist Selebriti di Los Angeles, mengatakan, "Aada dua alasan utama mengapa kaki harus mendapatkan pedicure, yang pertama untuk membuat kaki bersih, yang kedua untuk mendapatkan jemari kaki yang seksi saat memakai sandal atau sepatu terbuka."

Namun bila anda tak punya cukup waktu untuk manicure dan pedicure di salon, perawatan kuku ini bisa juga dilakukan sendiri di rumah. Alat-alatnya lebih terjamin, biayanya pun lebih murah. Anda hanya perlu melakukan beberapa persiapan.

Persiapan

1. Handuk berukuran sedang.
2. Baskom berukuran sedang untuk manicure dan baskom besar untuk pedicure.
3. Minyak zaitun, garam, irisan lemon.
4. Lotion tangan, krim perawatan kaki dan krim anti jamur.
5. Alat manicure dan pedicure:
- Gunting kutikula: Digunakan untuk memotong lapisan kutikula yang tumbul diluar kuku.
- Gunting kuku: Siapkan dua ukuran. Ukuran lebih kecil untuk manicure dan lebih besar untuk pedicure.
- Tweezer: Untuk mencabut bulu di sekitar jari.
- Alat kikir: Untuk membentuk kuku dan memperhalus ujung-ujung kuku.
- Nail Buffer: Untuk meningkatkan kilau alami pada kuku.
- Batu apung dan sikat: Untuk mengangkat sel kulit mati dari kaki. Sikatnya untuk membersihkan daerah kuku pada kaki dan tangan.
- Sabun cair: Sebaiknya pilih sabun bayi.
- Nail polish remover (aseton).
- Base Coat: Untuk melapisi dan menguatkan kuku.
- Cat kuku.

Panduan

1. Pastikan kuku tidak menggunakan cat kuku. Jika masih memakainya, hapus dengan nail polish remover (aseton).
2. Gosokkan kuku dengan lemon selama 5 - 10 menit.
3. Rendam tangan dan kaki di dalam baskom yang telah diisi air hangat. Tambahkan sedikit garam, sabun cair, potongan lemon dan minyak zaitun. Rendamlah selama 15 - 20 menit.
4. Lap salah satu tangan/kaki dengan handuk.
5. Gunting kuku dan buang kutikula dengan gunting kutikula.
6. Gosok kaki dengan batu apung .
7. Rendam tangan dan kaki pada air dingin.
8. Setelahnya, keringkan tangan dan kaki. Gunakan lotion tangan, lotion kaki dan terapkan krim anti jamur pada kaki.
9. Pulas kuku dengan base coat. Tunggu hingga kering, baru pulaskan dengan cat kuku.

sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2011/07/22/144117/1687072/850/tips-manicure-pedicure-di-rumah

Minggu, 21 April 2013

Mengatasi Jerawat Menjelang Menstruasi

img 
Banyak faktor yang bisa menyebabkan jerawat, namun umumnya jerawat pada wanita timbul jelang mensturasi. Itu terjadi karena kondisi hormon yang tidak senimbang, yang menyebabkan produksi minyak dan lemak berlebih. Jerawat karena faktor hormonal juga bisa timbul pada masa puber dan kehamilan. Untuk mencegah dan mengatasinya, simak tipnya dari All Women Stalk berikut ini.

1. Mencegah
Mencegah lebih baik dibanding mengobatinya. Bukan hanya untuk penyakit pada tubuh saja, pesan tersebut berlaku pula untuk penyakit kulit seperti jerawat. Untuk itu, menjelang hair sebaiknya oleskan krim jerawat atau lebih rajin membersihkan wajah dengan salicylic acid dan benzoyl peroxide.

2. Kurangi Makan Junk Food
Kurangi makanan berminyak dan junk food ketika menjelang menstruasi. Makanan yang mengandung minyak merangsang jerawat untuk keluar. Cara terbaik untuk mengatasi jerawat karena pengaruh hormon adalah dengan diet sehat. Banyaklah makan sayur serta buah sebagai detoksifikasi atau pembuangan racun tubuh.

3. Suplemen
Makan makanan sehat dapat memberikan perubahan baik bagi kulit dan kesehatan. Untuk hasil yang lebih maksimal, minumlah suplemen atau vitamin tambahan seperti zinc atau minyak ikan. Suplemen tersebut dapat mengontrol minyak dan detoksifikasi kulit.

4. Tetap Menjaga Kebersihan
Perawatan kulit harian sangat penting, untuk mencegah jerawat semakin banyak. Tidak hanya mencuci wajah minimal dua kali sehari, tapi juga menjaga kebersihan handuk dan sarung bantal. Gantilah handuk dan sarung bantal minimal satu bulan sekali. Dan jangan lupa untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah.

5. Teh Hijau
Teh terkenal sebagai minuman pembuang racun, begitupula dengan teh hijau yang bermanfaat ganda untuk menyehatkan kondisi kulit. Kandungan teh hijau dapat melawan inflamasi, meningkatkan kadar hormon dan menyeimbangkan insulin yang berkontribusi pada jerawat.

6. Konsultasi ke Dokter
Jika jerawat dirasa parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit. Penanganan yang tepat dapat menyembuhkan jerawat Anda secara maksimal.

sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2013/04/02/093529/2209001/234/tips-mengatasi-kulit-berjerawat-jelang-menstruasi

Kunyit Dapat Mencegah Keriput dan Jerawat

Selain berguna sebagai bumbu dapur, kunyit ternyata memiliki banyak manfaat untuk kecantikan yang telah digunakan sejak zaman dahulu. Kunyit dapat menjadi pilihan alternatif yang murah dan alami untuk perawatan kecantikan kulit Anda. Apa saja manfaat kunyit untuk kecantikan, berikut rangkumannya dari Health Sify:

1. Mengurangi Pigmentasi Kulit
Kandungan vitamin C yang ada pada kunyit dapat merangsang peremajaan kulit dan membantu mencerahkan kulit. Campur satu sendok teh kunyit bubuk dan dengan perasan lemon dan oleskan pada wajah sebagai masker untuk membantu memerangi pigmentasi kulit Anda.

2. Antiseptik
Salah satu bumbu dapur ini sudah digunakan dalam perawatan kecantikan sejak zaman dulu. Kunyit yang bersifat antiseptik dapat menyembuhkan luka dengan cepat dan tidak akan meninggalkan noda kuning pada kulit kita. Tips untuk kulit yang luka, campur bubuk kunyit dengan irisan olahan buah tomat yang sudah dihaluskan dan oleskan pada luka selama 15 menit dan bilas dengan air hangat.

3. Anti Penuaan Dini
Kandungan antioksidan dalam kunyit dapat menjaga kesehatan kulit Anda. Kunyit juga dapat membantu mengurangi penuaan dini dan keriput serta melembutkan kulit. Buatlah masker wajah dengan mencampur kunyit yang sudah diparut dengan olahan timun. Gunakan dua minggu sekali untuk hasil yang maksimal.

4. Mengobati Kulit Terbakar
Liburan ke pantai menghasilkan kulit terbakar matahari yang membuat Anda kesal? Maka kunyitlah jawaban yang Anda perlukan. Kunyit yang kaya vitamin C dapat membantu membuat kulit tampak cerah bersseri. Tipsnya, campur air jeruk nipis atau tomat dengan kunyit kemudian balurkan ke area yang bekas terbakar. Gunakan campuran tersebut dua kali seminggu.

5. Mengobati Jerawat
Ucapkan selamat tinggal pada concelear karena kunyit juga dipercaya dapat menyembuhkan jerawat atau bisul hingga membantu mengurangi luka bekas jerawat. Cobalah khasiat dari scrub kunyit. Cara membuatnya campurkan satu sendok makan minyak kelapa, 1 buah kunyit yang sudah diparut dan 1 sendok teh bubuk cendana atau garam laut. Gunakan scrub tersebut seminggu sekali.

sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2013/04/21/084916/2226053/234/kunyit-obat-alami-untuk-cegah-keriput-jerawat